Adab Berhias bagi Wanita

Spread the love
Oleh. Ayu Mela Yulianti
(Penggiat Literasi dan Pemerhati Generasi) 
.
Muslimahtimes.com-Berhias adalah satu kebutuhan, karenanya ada seperangkat aturan yang harus diperhatikan, agar berhias dapat mengantarkan kepada kebaikan, baik bagi pelakunya maupun untuk orang lain.  Menghias wajah (bersolek)  bagi perempuan, memakai pakaian yang bagus,  memakai wangi-wangian adalah bagian dari aktivitas berhias. Karenanya harus diperhatikan kapan waktu penggunaannya dan dengan memakai produk yang seperti apa.
.
Menghias wajah (bersolek) bagi perempuan, sangat dianjurkan,  terutama berhiasnya seorang istri bagi suaminya, sebab ada efek penting dari berhias di dalam rumah bagi perempuan di samping suaminya, yaitu dapat menimbulkan efek ketenangan, cinta, dan  kasih sayang. Maka, anjuran berhias bagi wanita di dalam rumah akan mengantarkan pada tercapainya nilai yang baik, dilihat dari aspek religius spiritualitas. Sebab rumah sebagai tempat istirahat setelah melakukan aktivitas yang melelahkan di luar rumah, akan bisa berfungsi dengan baik sebagai rumahku surgaku.
.
Sedangkan wanita saat tampil di luar rumah, seperti di kantor saat bekerja sebagai tenaga administrasi ataupun tenaga ahli, atau di sekolah sebagai tenaga pendidik,  di pasar sebagai pedagang, di rumah sakit sebagai dokter, maka dianjurkan untuk berhias sekadarnya dan tidak berlebihan. Agar bisa  tetap tampil segar, tidak kucel, dan menimbulkan aura positif, yaitu menimbulkan semangat yang baik bagi lingkungan di sekitarnya.
.
Adapun bahan dan benda yang digunakan untuk berhias bagi wanita adalah sangat banyak, mulai dari pakaian hingga alat kosmetik.  Pakaian yang digunakan bagi wanita di tempat umum saat ia bekerja tentu akan berbeda dengan saat ia ada di dalam rumah, di samping suaminya.
.
Pakaian wanita saat di luar rumah saat bekerja, dianjurkan untuk menggunakan pakaian yang tidak menerawang, tidak menampakan lekuk tubuh atau tidak ketat dan menggunakan pakaian yang santun dan bersih.  Efek dari anjuran ini adalah para wanita akan mendapatkan rasa aman dan tentram di tempat kerja, sebab bisa terhindar dari berbagai jenis pelecehan di tempat kerja. Karenanya, para wanita akan bisa bekerja dengan baik, secara profesional dan menyumbangkan banyak kebaikan bagi dirinya, masyarakat, bahkan negara.
.
Sebaliknya, pakaian wanita di dalam rumah di samping suaminya sangat dianjurkan untuk memakai pakaian yang wangi, menerawang, menampakan lekuk tubuh dan menggunakan pakaian yang menarik.  Efek dari anjuran ini adalah akan menimbulkan efek psikologis yang sangat besar yang baik bagi keberlangsungan kehidupan rumah tangganya, yaitu  menimbulkan rasa tenang, cinta, dan kasih sayang.
.
Sedangkan bahan kosmetik yang digunakan bagi wanita saat bersolek, dianjurkan untuk menggunakan kosmetika yang aman, tidak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh, lebih jauh lagi tidak mengandung zat yang diharamkan oleh agama secara aspek religius spiritualitas.  Sehingga bahan kosmetik tersebut tidak menimbulkan kerusakan bagi tubuhnya jika digunakan dalam jangka waktu yang lama dan berkesinambungan. Juga dapat menimbulkan rasa tenang dan senang saat digunakan sebab juga bisa memenuhi tuntunan aspek religius spiritualitasnya.
.
Sedangkan memakai wangi-wangian adalah salah satu hal yang dianjurkan bagi laki-laki, saat menggunakannya di tempat umum, namun tidak demikian bagi perempuan. Justru sebaliknya, yaitu dianjurkan untuk memakai wangi-wangian di rumahnya, di samping suaminya.
.
Karena itu, kadangkala para wanita perlu mengetahui dan memahami wangi-wangian (parfum) dan kosmetika apa saja yang aman dan dapat memenuhi aspek religius spiritualitas bagi dirinya. Sehingga kadangkala perlu juga bagi wanita untuk mengetahui bagaimana tata cara penggunaan kosmetika yang tepat saat digunakan sehari-hari di kantor dan saat digunakan sehari-hari didalam rumah di samping suaminya, yang tentu saja kadar pemakaiannya akan berbeda. Bisa jadi saat bekerja para wanita dianjurkan untuk menggunakan kosmetika yang bersifat natural atau yang akan menghasilkan dan menonjolkan riasan yang natural saja, sedangkan riasan para wanita di dalam rumah disamping suaminya dianjurkan untuk merias diri dengan kosmetik yang glamour yang dapat semakin menonjolkan kecantikannya, yang dapat menimbulkan efek psikologis berupa ketenangan cinta, dan kasih-sayang, yang memang harus selalu ada dan harus terus dipupuk didalam rumah tangga.
.
Sehingga dengan kecerdasan para wanita, hingga dalam kemampuannya untuk memilih dan memilah tampilan dan tata rias wajahnya (bersolek),  yang sesuai dengan aturan dan norma kehidupan yang juga dapat memenuhi sisi religius spiritualitasnya, akan dapat menyumbangkan banyak kebaikan bagi lingkungannya, kemajuan bagi peradabannya dan terjaganya keberlangsungan generasi di dalamnya.
.
Karenanya tidak salah pula bagi para wanita untuk mengetahui tata rias (bersolek),  melalui kursus  bersolek yang dipandu oleh para pakar berhias dan ahli kosmetik di dalamnya, untuk tampilan sehari-hari saat tampil bekerja sehingga wanita tetap bisa bersolek sepatutnya dan semestinya, tanpa harus melanggar norma dan tanpa harus meninggalkan sisi religius spiritualitasnya.
.
Wallahualam.