Duka Uighur, Kala Nurani Tersungkur

Spread the love

Oleh : Ummu Azka

dari Serang Banten

Teruntuk saudaraku muslim Indonesia
Kuhaturkan salam dalam diam
Karena kini kami dibungkam
Mata kami dijahit
Mulut kami ditutup
Telinga kami disumpal

Sering kami bertanya, kenapa kami disiksa?
Apa salah kami?
Diperlakukan bak hewan
Ditarik…
Diseret…
Dikalungi batu besar…

Kami dipisahkan dari keluarga
Tempat tinggal kami dihancurkan..
Kami dipaksa menukar aqidah dengan murah..
Namun, ada yang lebih membuat kami menangis tiada henti..

Kami menangis , dan bertanya dalam hati
Kemana saudara-saudara kami?
Kemana kaum muslimin yang lain?
Saat tubuh mengaku satu..
Ketika darah terikat aqidah..

Sendiri kami nikmati perih..
Dalam dinginnya jeruji
Dalam pekatnya malam
Yang tak mungkin kudapati siang

Saudaraku..
Dimana tempatnya nurani itu?
Tak terasa sakitkah tubuhmu?
Kenapa kau bungkam?
Apa sebab kau diam?

Sedemikian tebalkah pundi-pundi materi kau nikmati?
Semewah apakah riswah yang kau kantongi
Hingga rela nuranimu tersungkur
Ke tempat rendah lantas terkubur!

Kami rindu sosok Al Mu’tashim
Membebas derita dengan gagah
Menaklukkan musuh hingga terjatuh
Gantikan musibah dengan muru’ah

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *