K-Pop dan K-Drama Sumber Inspirasi, Kisah Muhammad Al Fatih Dipersekusi, Yakin Bakal Happy?

Spread the love

Oleh. Wulan Citra Dewi

Muslimahtimes – Hai kamu generasi masa kini, pasti sudah tahu dong apa yang lagi viral di jagad persosmed-an? Dua isu besar yang menyasar soal masa depan kita, para anak muda. Yapz, pertama tentang hijab sejak dini yang dipersoalkan. Kedua, himbauan untuk menjadikan K-Pop dan K-Drama sebagai sumber inspirasi, sedangkan kisah heroik Muhammad Al Fatih justru dipersekusi. Ngeri!

Sudah banyak banget yang ngebahas soal yang pertama. Fix, bahwa berhijab sejak dini itu justru menjadikan kita terbiasa taat pada Sang Pencitpa. Lah iya, sebagai hamba apa lagi level tertinggi kecuali mentaati titah Rabbnya, kan? Nah, begitu!

Jadi, sekarang kita mau coba ngobrol tentang masalah yang kedua aja. Yapz, tentang sumber inspirasi. Manakah yang akan menjadi sumber happy? KPop-KDrama atau kisah nyata Muhammad Al-Fatih yang berhasil membuktikan janji Nabi Saw?

Benar, sebagai anak muda tentu jiwa kepo kita sangat membahana. Segala macam mau dicoba. Eksplorasi berbagai hal demi pembuktian eksistensi juga bakal dijalani. Maklum, darah muda. Begitu banyak orang berkata.

Namun, apakah iya darah muda itu harus berbuat suka-suka? Memangnya tidak bisa gejolak masa mudanya diarahkan untuk sesuatu yang faedah saja? Hem, mari kita ngopi sejenak. Alias ngobrol pemikiran Islam. Ini lebih penting dan seru daripada cerita halu. Kuy!

Sebagai generasi Muslim, idealnya memang hanya menjadikan Islam sebagai panduan dan asas dalam menjalani kehidupan. Itulah mengapa pentingnya kita mengkaji Islam secara keseluruhan. Biar ngerti bahwa banyak perkara dalam Islam itu yang seru dan menantang adrenalin kita. Jadi enggak datar aja, gitu.

Yapz, Islam itu bukan sekadar syahadat, salat, puasa, bayar zakat, dan naik haji doang, Dear. Ada banyak perkara lainnya yang Allah Swt janjikan sebagai sarana peroleh kebahagiaan. Happy yang bukan hanya di bumi. Tetapi berkekalan sampai di surga nanti. Mupeng enggak, sih?

Nah, balik lagi ke soal sumber inspirasi. Hati-hati, jangan sekadar demi eksistensi duniawi. Kita harus ingat, bahwa dunia ini fana. Bahwa semua dari kita akan menuju pada fase kehidupan yang abadan. So, kudu bin mesti cari sumber inspirasi yang bikin happy di dunia sampai di surga nanti. Aaasiapp!

Seberapa penting sih sumber inspirasi itu bagi hidup kita? Penting pakai banget, Dear! Sumber inspirasi itu bakal jadi informasi yang tersimpan dalam pikiran. Bahkan bukan sekadar informasi yang tersimpan, sumber inspirasi itu juga akan menentukan bagaimana pola pikir dan pola sikap kita dalam menjalani kehidupan. Super, kan?

Yapz, apapun yang kita kagumi, gandrungi, cintai, sayangi, sehingga kita rela berbuat apa saja deminya, itu semua adalah hasil dari sumber inspirasi yang kita konsumsi.

Wajar jadi fans garis keras untuk KPop atau KDrama jika hari-harinya khatam rebahan mantengin idola koreanya. Yakinlah, bukan hanya sekadar suka. Tetapi bakalan jadi nekat sampai rela mati demi opa. Bener, kan?

Padahal, agama kita sudah jelas memberi batasan. Bahwa cinta dan benci itu haruslah karena Allah SWT. Sebab cinta dan benci ini kelak akan menjadi penentu nasib kita di alam baka. Baginda Nabi Saw juga sudah mengingatkan, bahwa setiap kita kelak di akhirat akan bersama dengan yang kita cintai. Coba dikira-kira, kelak idolamu bakalan ada di posisi mana? Di sanalah kalian akan bersama. Lihat, sejauh ini loh konsekuensi dari sebuah inspirasi. Serius enggak merasa ngeri?

Memang, hak setiap manusia mau mengidolakan siapa saja. Tetapi kita juga harus tahu, bahwa setiap yang kita idolakan kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Apakah idola kita tersebut menginspirasi dalam hal yang Allah Swt ridai? Atau justru memberi inspirasi untuk berhalusinasi dan mendurhakai Allah beserta Nabi? Nah, loh!

“Dikit-dikit akhirat. Apa-apa, surga-neraka. Capek, deh!”

Lebih baik capek di dunia dari pada sengsara di alam baka, Bambang! Mau atau tidak, suka enggak suka, percaya enggak percaya, kehidupan akhirat itu pasti adanya. Kita mau menolak sekeras apapun itu, tetap enggak ngaruh. Kita bakal tetap terdampar di hadapan Mahkamah Allah SWT. Mempertanggungjawabkan atas semua laku dan kata selama di dunia. Dear, ini pasti. Bukan halusinasi!

Nah, sampai di sini udah paham sepenting apa sumber inspirasi bagi kita? Oleh sebab itu jangan sampai salah dalam mengambil sumber inspirasi. Kenapa? Ya, kalau sampai salah maka siap-siaplah gagal happy ending. Ingat, dunia fana dan akhirat selama-lamanya! Waspadalah!

So, antara KPop-KDrama dan kisah nyatanya Muhammad Al-Fatih dalam menaklukan Konstantinopel, mana yang bakal memberi inspirasi untuk peroleh happy hakiki? Ingat, jawab dengan sadar jangan sambil berhalusinasi!

“Seseru apa sih kisah Muhammad Al Fatih?”

Hari gini belum tahu kisah sekeren ini? Parah! Cusslah ke YouTube. Ketik aja Muhammad Al Fatih. Bejibun tuh kisahnya dijelaskan oleh banyak orang alim. Gercep, deh! Biar enggak salah-salah lagi milih sumber inspirasi! Semangat![]

(Visited 47 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *