Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua

Spread the love

Oleh. Kholda Najiyah
(Founder Salehah Institute)

MuslimahTimes.com– Menyayangi kedua orang tua merupakan fitrah setiap anak. Adanya rasa cinta dan hormat kepada ayah ibu adalah hal yang lumrah. Mereka berdua adalah orang yang berjasa melahirkan anak ke dunia. Itu sebabnya, berbakti kepada  kedua orang tua memiliki kedudukan yang mulia dalam pandangan Islam. Berikut keutamaan-keutamaan bila seorang anak berbakti kepada kedua orang tua.

1. Panjang Umur dan Murah Rezeki

Anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya akan meraih keberkahan berupa umur panjang dan kemurahan rezeki. Dari Anas bin Malik r.a Rasulullah Saw bersabda yang artinya: “Siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezekinya, maka hendaknya ia berbakti kepada kedua orang tuanya dan menyambung silaturrahim.” (HR. Ahmad).

2. Amalan yang Dicintai Allah

Nabi Saw, menyebutkan bahwa berbuat baik kepada orang tua merupakan salah satu amalan mulia yang paling dicintai oleh Allah Swt, di antara berbagi jenis amal saleh lainnya.

Abu ‘Amr Asy-Syaibani meriwayatkan, pemilik rumah ini (seraya menunjuk ke rumah Abdullah bin Mas’ud) menyampaikan kepadaku, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah?” Rasul menjawab, “Salat pada (awal) waktunya.” “Kemudian apa lagi?” Nabi menjawab lagi, “Berbakti kepada kedua orang tua.”Aku bertanya kembali.” “Kemudian apa lagi?” “Kemudian jihad fi sabilillah.” Ibnu Mas’ud mengatakan, “Beliau terus menyampaikan kepadaku (amalan yang paling dicintai oleh Allah), andaikan aku meminta tambahan, maka beliau akan menambahkan kepadaku”. (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan Nasai).

3. Kunci Surga bagi Anak

Kedua orang tua merupakan salah satu pintu surga. Jika anak berbuat baik padanya, maka ia telah meraih kunci surga itu. Surga dari jalur orang tua, bahkan merupakan pintu surga yang paling pertengahan.

Abu Abdurrahman As-Sulami meriwayatkan dari Abu Darda, Seorang pria mendatangi beliau dan berkata, “Saya memiliki seorang istri, namun ibuku menyuruhku untuk mentalaknya. Abu Darda mengatakan, Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Orang tua merupakan pintu surga paling pertengahan, jika engkau mampu, maka tetapilah atau jagalah pintu tersebut”. (HR. Ahmad)

4.  Doa Mustajab

Anak yang berbakti akan senantiasa didoakan oleh orang tuanya. Nah, doa orang tua yang rida pada anaknya, kemungkinan besar akan dikabulkan atau mustajab. Oleh karena itu, berbuat baiklah para orang tua agar didoakan yang baik-baik pula. Jangan sampai kemurkaan orang tua menyebabkan dia terpeleset mendoakan yang buruk untuk anaknya.

Sabda Rasulullah Saw yang artinya: “Ada tiga doa yang mustajab, tidak ada keraguan akan hal itu; doa orang yang terzalimi, doa musafir, dan doa orang tua untuk (kebaikan) anaknya”. (HR. Ibnu Majah)

5. Pintu Tobat

Berbuat baik pada kedua orang tua merupakan salah satu sebab dikabulkannya tobat.  Ibnu Umar meriwayatkan, “Seorang pria datang kepada Rasulullah Saw, ia berkata, “wahai Rasulullah, saya telah melakukan dosa besar, apakah masih ada tobat untukku?” Rasulullah Saw bertanya kepadanya, “Apakah kamu masih memiliki kedua orang tua?” “Tidak,” “Apakah kamu memiliki khalah (saudari ibu)?” “Iya,” “Kalau begitu berbuat baiklah kepadanya!” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Hibban, dishahihkan olejh Syekh Al-Albani).

6. Orang Tua Adalah Kunci Rida Allah

Seorang anak membutuhkan keridaan kedua orang tuanya, karena dari situlah maka anak akan mendapatkan rida Allah Swt. Oleh karena rida Allah adalah tujuan utama hidup seorang muslim, maka sangat merugi jika seorang anak tidak diridai orang tuanya.

Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, Nabi Muhammad Saw bersabda: “Rida Rabb tergantung rida orang tua, dan murka Allah tergantung murka orang tua”. (HR. Tirmizi dan Ibnu Hibban).

Demikianlah, semoga kita dimampukan oleh Allah Swt menjadi anak-anak yang senantiasa berbuat bagi kepada kedua orang tua kita.(*)