Liberalisasi Hancurkan Negeri, Khilafah adalah Solusi

Spread the love

Oleh. Arwiyanti

#MuslimahTimes — Alhamdulillah. Ahad, 6 Oktober 2019 bertempat di salah satu tempat makan di Karawang, Forum Ukhuwah Muslimah Karawang (FUMK) kembali menggelar pertemuan rutin bulanan. Tema yang dusung kali Ini adalah Liberalisasi Hancurkan Negeri, Khilafah adalah Solusi.

Pemaparan materi didahului dengan tayangan singkat tentang gambaran penyebaran ide liberalisasi di tengah masyarakat. Salah satunya dengan melalui media film. Beberapa waktu lalu sempat viral penolakan atas rencana penayangan film The Santri, yang dalam triller nya sungguh tak lagi menggambarkan sikap dan tingkah seorang santri. Film itu justru merusak makna santri dengan paham pularisme agama, interaksi pria wanita yang bebas dan modernisasi Islam yang berkiblat pada budaya barat.

Ustadzah Vita Ratnapuri selaku pemateri memaparkan pangkal permasalahan negeri ini. Pertama, adanya krisis aqidah di tengah umat Islam. Gencarnya opini pluralisme yakni menganggap bahwa semua agama itu sama menyebabkan generasi Islam saat ini tak lagi bangga dengan keislamannya.

Kedua, krisis sosial. Yang menyebabkan maraknya kasus hubungan sedarah (incest) dan juga LGBT. Ketiga, krisis ekonomi. Sumber daya alam Indonesia yang telah dikuasai oleh asing. Perusahaan yang ada di Karawang pun sebagian besar milik asing. Para penguasa dan pengusaha bermain di atas penderitaan rakyat.

Pemateri menjelaskan bahwa liberalisme adalah sebuah paham kebebasan tanpa batasan. Mulai dari kebebasan beragama, kebebasan kepemilikan, kebebasan berpendapat dan kebebasan bertingkah laku. Yang kesemuanya penyebab rusaknya tatanan kehidupan masyarakat. Paham ini juga melahirkan paham sekulerisme, yakni memisahkan agama dengan kehidupan. Juga munculnya ide feminisme dan kesetaraan gender.

Padahal dalam Islam telah diatur bagaimana tentang kepemilikan, penjagaan aqidah, kedudukan seorang wanita dan juga laki-laki. Maka jelas sekali bahwa paham liberalisme ini mengikis dan merusak aqidah umat.

Untuk itu pemateri mengajak para tokoh dan tamu undangan untuk membangun kesadaran umat dengan cara mendakwahkan Islam secara sempurna, tentang bahaya liberalisme dan juga ¬†meluruskan tentang khilafah sebagai ajaran islam yang selama ini dimonsterisasi di tengah masyarakat. Hingga masyarakat sadar dan merindukan kembali tegaknya syariat Islam dalam bingkai Khilafah. Yang akan mampu menjaga aqidah umat dan merealisasikan Islam sebagai rahmatan lail ‘alamin

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, doa, foto dan makan siang bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *