Resensi Buku : Bila Waktu Telah Berakhir

Spread the love

Resensi Buku

Judul         : Bila Waktu Telah Berakhir

Penulis      : Muhammad Mahir al-Buhairi

Penerbit    : Ziyad Books

Tahun        : 2008

Tebal         : 196 halaman

Peresensi : Lilik Yani

Membaca judul buku ini “Bila Waktu Telah Berakhir” membuat hatiku gerimis. Apalagi sambil mengalunkan syair lagu Opick dengan judul sama, semakin meleleh hatiku.

Yaa Allah, jika benar itu terjadi, apa yang sudah kupersiapkan untuk menyambutnya? Karena hal itu adalah kepastian, yang akan menimpa setiap makhluk yang bernyawa?

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu. Maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat pula memajukannya.” (TQS al-A’raf : 34)

Apa yang membedakan kematian kita dengan para Nabi, juga orang-orang sholih?

Kita semua makhluk hidup yang bernyawa ini akan menjumpai kematian. Tidak ada yang dapat menghindar dari kematian. Walau bersembunyi di gedung kokoh atau di benteng tertinggi pun, kematian akan menemui kita jika ajal telah tiba. Bahkan manusia yang paling dicintai oleh Allah sekalipun, Rasulullah saw juga mengalami kematian. Sebab kematian adalah keniscayaan. Ia tidak bisa digantikan oleh apapun. Walau dengan emas seberat bumi sekalipun.

Dalam buku ini kita diajak belajar dari kematian. Agar kita mengerti nilai sebuah kehidupan yang begitu pendek. Kita juga akan meyakini atas adanya kehidupan panjang, setelah kematian.

Yang membedakan “kematian” satu orang dengan lainnya adalah keadaan tatkala kematian itu datang. Semua orang akan mati, apakah ia mati dalam keadaan mulia atau hina? Kita perlu belajar dari para Nabi dan orang-orang shalih ketika mereka menghadapi kematian. Dan mereka adalah sebaik-baik orang yang menemui ajalnya.

Buku ini bisa direferensikan bagi siapa saja yang ingin memetik hikmah dari kisah-kisah orang-orang sholih ketika menghadapi panggilan Allah, juga ada banyak nasehat orang sholih tentang kematian. Semoga jadi motivasi bagi kita untuk terus semangat memperbaiki diri dan menyiapkan diri menghadapi panggilan Allah dengan persiapkan bekal terbaik.

Surabaya, 10 September 2021

Quote :

Kematian terjadi bukan karena penyakit atau sebab lain. Kematian terjadi ketika Allah menghendaki dan ajal telah tiba. Ingin kematian seperti apa yang dikehendaki? Persiapkan bekal maksimal menghadapi sesuatu yang pasti terjadi.