Bahasa Arab Bahasa Internasional dan Kisah di Baliknya

Spread the love
Oleh : Ratu Rianti
#MuslimahTimes — Pada masa kejayaan Islam, bahasa arab menjadi bahasa Internasional. Seluruh dunia Islam menggunakan bahasa arab dalam setiap interaksi. Tulisan-tulisan para ilmuwan matematika, kedokteran, fisika dan keilmuan lainnya semua menggunakan bahasa arab. Bahasa arab menjadi bahasa penghubung dunia Islam dan eropa.
Sampai saat ini di Barat, Amerika misalnya Perguruan tingginya menggunakan bahasa arab. Harvard Universty sebuah universitas terkemuka di sana, menjadikan bahasa arab menjadi salah satu pelajaran yang banyak diminati oleh mahasiswa. Dijelaskan dalam sebuah artikel yang berjudul, Bahasa Arab dan Perubahan Besar di AS (Republika, 19/08/2018)
Namun saat ini kaum muslim banyak yang tidak mengenal bahasa arab, bagaimana ini bisa terjadi?
Dunia Islam di masa ke khilafahan Usmaniyah yang berkuasa pada saat itu, mengalami kemajuan pesat dan luas wilayahnya mencapai 2/3 dunia. Dengan luas wilayah seperti itu ke khilafahan menyerahkan pengaturan wilayah pada penguasa setempat. Ini menjadi salah satu awal dari kemundurannya. Penjajah berhasil masuk ke wilayah Islam yaitu Afrika utara dan kemudian meluas ke wilayah-wilayah khilafah lainnya. (Dari Puncak Khilafah, Eugene Rogan)
Kemunduran itu terus berlanjut sampai, perlahan tapi pasti bangsa arab mulai melepaskan bahasa arab dan beralih pada dialek saja. Penjajah terus menggerus kebudayaan Islam dan mendesak dunia Islam untuk menggunakan bahasa arab baku, akhirnya mereka menggunakan beragam dialek. Hingga muncullah dialek mesir, dialek Maghrib (Afrika Utara) dan dialek Suriah.
Sampai khilafah runtuh oleh penjajah, kemudian dunia Islam terpecah-pecah dengan batas-batas Nasionalisme kedaerahan dan bahasa arab di hapus dari bahasa Internasional. Dan kemudian bahasa arab seperti menghilang.
Saat ini sedikit sekali kaum muslim yang belajar bahasa arab. Padahal bahasa arab adalah bahasa Al Qur’an dan Hadits. Bagaimana mungkin bisa memahami kandungan Al Qur’an dan Hadits, kemudian menjadikan keduannya menjadi sumber hukum jika tidak memahami bahasa arab?
Dari sini maka belajar bahasa arab menjadi penting, untuk memahami hukum-hukum Islam yang terkandung dalam Al Qur’an dan Hadits. Kemudian menerapkan hukum-hukum tersebut dalam kehidupan bernegara, seperti di masa kejayaan Islam dulu.
================================
Sumber Foto : Inilah Banten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *