Begitu Banyak Masalah Kehidupan. Ternyata Cuma Butuh Ini Solusinya!

Spread the love

Oleh: Endang Setyowati

(Pegiat TSC)

 

#MuslimahTimes — Dakwah merupakan ajakan, panggilan atau seruan untuk mengubah dari kondisi buruk menjadi baik, dari sesat menjadi petunjuk, dari kufur menjadi Islam.  Menyeru kepada manusia untuk mengakui kebesaran Allah SWT serta perlunya manusia hidup berlandaskan peraturan yang ditetapkan berdasarkan Al-Quran dan as-Sunnah.

Dakwah merupakan kewajiban syar’iyang merupakan aktivitas mulia dihadapan Allah SWT. Seruan dakwah adalah sebaik-baiknya ucapan dan para pengembannya dipuji oleh Allah SWT sebagai umat terbaik.

Dahulu dakwah yang dilakukan oleh para nabi dan rasul selalu mengalami ujian dan penentangan dari para penguasa di jamannya. Seperti nabi Ibrahim mendapat ujian yang berat dengan cara dibakar oleh raja Namrudz.

Namun akhirnya Allah SWT menyelamatkan beliau, sebagaimana juga di alami oleh nabi Muhammad saw, dakwah beliaupun tak luput dari penentangan dan permusuhan. Berbagai cara dilakukan oleh kaum Quraisy untuk menghentikan dakwah beliau.

Mulai dari cara yang halus, hingga yang paling kasar, mulai membujuk hingga pemboikotan. Tetapi Rasulullah tidak pernah membalasnya, apalagi berhenti. Hingga akhirnya Allah SWT memberikan kemenangan untuk Rasulullah. Hingga Islam tersebar  ke seluruh penjuru dunia.

Begitupun saat ini, dakwah Khilafah telah membumi di seantero jagad, begitupun dengan di Indonesia. Setelah adanya persekusi terhadap sebuah organisasi yang mengusung ide Khilafah, justru rakyat semakin tahu apa itu sebenarnya Khilafah.

Semakin hari semakin banyak yang berbicara dan kuatnya dakwah tentang Khilafah adalah bukti nyata keberhasilan dakwah Islam secara kaffah. Walaupun banyak para pengemban dakwah yang di tolak dan di persekusi.

Seperti yang diberitakan dalam TRIBUNNEWS.com (9/5/2019) Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa ideologi khilafah dilarang di Indonesia. Ryamizard juga mengatakan, siapa pun pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan yang lain maka harus berhadapan dengan TNI.

Penolakan sekeras apapun, tak akan menghalangi para pengemban dakwah untuk terus berdakwah. Karena Khilafah adalah sistem politik agung warisan Rasulullah saw dan kemudian dilanjutkan oleh para sahabat dan Khalifah seterusnya. Khilafah mewujudkan peradaban agung selama lebih dari 13 abad. Dan menyatukan 2/3 dunia di bawah panji Islam.

Jika ada yang menolak Khilafah sesungguhnya mereka yang merasa terancam dengan kepentingannya. Seperti saat ini, dengan diberlakukannya demokrasi yang mengusung sekularisme. Banyaknya masalah yang dihadapi umat yang tiada henti. Serta serangan-serangan brutal terhadap umat Islam di Palestina, dianiayanya umat Islam di Uigur belum lagi di belahan dunia lain.

Maka sudah seharusnya umat untuk lebih di pahamkan lagi, bahwa Khilafah adalah ajaran Islam, obat mujarab bagi semua persoalan hidup yang harus sama-sama di perjuangkan. Karena tegaknya Khilafah adalah kabar gembira Rasulullah dan merupakan janji Allah SWT.

Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Kemudian, Allah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa kekhilafahan ‘ala Minhaajal-Nubuwwah; dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (raja yang dzalim), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja diktator (pemaksa); dan atas kehendak Allah masa itu akan datang; lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah ‘ala Minhaajal-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah itu, Beliau diam,” (HR. Imam Ahmad).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *