Lelang Perawan; Hilangnya Martabat Perempuan di Gerus Zaman

Spread the love

Oleh : Siti Rahmah

(Pemerhati Remaja)

 

#MuslimahTimes — Dulu keperawanan adalah hal yang paling penting bagi perempuan. Ia ibarat mahkota bagi wanita yang perlu di jaga dengan penjagaan luar bisa. Sering kita mendengar membesarkan anak gadis ibarat membawa atau memegang telor, jika saja kurang hati – hati maka akan pecahlah telor tersebut. Seperti itulah  menjaga kesucian (keperawanan) perempuan bahkan kehormatan (nama baik)  keluarga menjadi taruhannya.

Namun hal itu sepertinya tidak berlaku untuk saat ini. Justru sebaliknya saat ini begitu sulit untuk wanita menjaga virginitasnya. Mulai dari alasan cinta, harta, gaya hidup dan trend bisa di jadikan alasan untuk melelang keperawanannya. Berbagai faktor yang melatar belakangi tadi seakan sah untuk di jadikan argumen atas aktivitasnya.

Apalagi saat ini ketika media di hebohkan dengan adanya situs lelang perawan atau di kenal dengan Cinderella Escorts (CE), yang Peminatnya begitu besar. Di Indonesia aja yang penduduknya mayoritas muslim tapi begitu berminat untuk menjadi pemakai jasa agen tersebut. ada sekitar 350 lamaran dari wanita  perawan Indonesia yang masuk ke Cinderella Escort. (Tribun.bali.com 11/4/2018)

Jan Zakobielsky (20) sendiri menyebutkan agennya yang ia rintis sebagai penyalur dan untuk menolong para wanita mendapatkan uang. Dia sebagai founder menyebutkan bisnis yang di rintisnya adalah bisnis profesional sehingga tidak akan mengecewakan pelanggan. Jon menerapkan standar dalam menyeleksi pendaftar, salah satunya adalah wajib melampirkan sertifikat dari badan kesehatan yang menunjukan bahwa wanita tersebut masih perawan. Selain itu juga tentang wanita dengan penampilan menarik dan cantik yang bisa mendapatkan pelanggan berduit.

 

Nilai Kesucian

Semakin cantik dan semakin muda maka akan semakin mahal harganya, begitupun dengan perempuan Indonesia yang mendaftar ke Cinderella Escort rata – rata berusia 18 – 23 tahun. Seperti hal nya di tahun 2017 seorang wanita cantik yang berasal dari Rumania Alexandria Kefren berusia 18 tahun berhasil menjual keperawanannya seharga 34 milyar kepada konglomerat Hongkong.  Begitu juga dengan Jasmin seorang gadis asal Inggris yang menjual meperawanannya lewat CE dengan harga 21 Milyar kepada seorang aktor terkenal hollywood.

Kisah – kisah serupa tadi rupanya mampu memberi inspirasi kepada para gadis Indonesia, untuk melelang kesucian dirinya dengan senilai rupa. Betapa murahnya jika di bandingkan dengan kecuian diri yang tak kan pernah kembali.  Hal itu menunjukan betapa rendahnya martabat wanita. Keperawanan di lelang, demi mendapatkan uang.

 

Gerusan Kemajuan Zaman

Gerusan zaman yang sudah membuat manusia lebih rendah dari pada binatang. Manusia mengganggap bahwasanya mereka hidup di zaman modern, di mana kecanggihan tecknologi sulit di imbangi. Tapi di sisi lain akidah dan akhlak mereka begitu terpuruk. Mereka rela menyerahkan mahkota tertingginya hanya untuk mendapatkan materi. Mereka menghancurkan martabatnya hanya demi mendapatkan uang. Mereka begitu bangga ketika mereka bisa terdaftar di CE, seakan menjadi sebuah ajang unjuk diri dan mendapatkan pengakuan, legalitas akan kecantikannya. Pada hal pada hakikatnya apa yang mereka lakukan lebih rendah dari pada binatang.

Banyak latar belakang yang mereka kemukakan terkait keputusannya untuk melelang keperawanan, hanya saja dari semua alasan bisa diambil benang merahnya bahwasanya mereka melakukan  itu hanya semata – mata untuk mendapatkan uang. Dengan uang tersebut mereka bisa mengejar dan membeli sesuatu yang mereka inginkan, mereka berangan – angan dengan mendapatkan semuanya mereka bisa bahagia. Padahal hakekatnya kebahagiaan yang mereka kejar adalah kebahagian yang sementara, kebahagian yang semu dan fana.

 

Kebahagian Tertinggi Wanita

Seandainya wanita memahami martabat yang begitu tinggi yang telah Allah sandangkan bagi setiap perempuan yang mampu menjaga dirinya. Sebagaimana yang di tuturkan dalam Hadits ketika hendak memilih perempuan untuk di nikahi maka pertimbangan keperawanan menjadi yang utama. Banyak hadits yang  meriwayatkan tentang hal tersebut. Banyak di jelaskan keutamaan – keutamaan perempuan yang perawan, tentu mereka yang mampu menjaga kesucian dirinya.

Dalam hadits yang diriwayatkan dari jabir ra Rasululloh shalallohu alaihi wasalam bersabda; “Carilah perempuan yang perawan, sebab rahim mereka lebih subur, mulut mereka lebih lembut, tipu dayanya lebih sedikit dan lebih ridho menerima penghasilan yang sedikit.” (HR. Ibn Majah dan At Thabrani)

Suatu ketika Rasululloh shalallohu alaihi wassalam bertemu dengan Jabir, kemudian Rasul bertanya kepada Jabir; Wahai Jabir apakah engkau sudah menikah? Kemudian Jabir menjawab, iya ya Rasululloh. Kemudian Rasululloh bertanya lagi? Apakah kau menikah dengan perawan atau janda? Jabir kemudian menjawab; dengan janda ya Rasululloh. Kemudian Rasululloh bersabda; Mengapa engkau tidak menikahi perawan? yaitu wanita yang bisa kau candai dan bisa kau ajak becanda.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Begitulah keutamaan yang telah Islam sematkan kepada perempuan, bahkan dalam hal memilih pasangan. Maka ketika perempuan bisa sejalan dan memetik keutamaan tersebut  dia akan memperoleh kebahagia. Menjaga kesucian diri, demi tertunduk kepada syariatnya, menjaga mahkota diri demi menjunjung martabat akan mendatangkan kebahagian hakiki yang terpancar dari kataatan dan akan menghantarkan keselamatan dunia dan akhirat.

Wallahu ‘alam

=====================

Sumber Foto : GambarPedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *