Rasulullah is My Doctor

Spread the love

Judul buku: Rasulullah is My Doctor

Penulis: Jerry D gray

Penerbit: Sinergi Publishing

Tahun terbit: oktober 2010

Tebal buku: 268 halaman

Peresensi: Athiefa Dienillah

Buku yang mengupas cara pengobatan berdasarkan Al Quran dan As Sunnah, menjadi buku rujukan yang menambah keyakinan pada kalamullah dan keteladanan Rasul_NYA. Dalam diri Rasulullah SAW ada teladan.  Beliau sakit 3x selama hidupnya.   Meneladani perawatan ala nabi *tidak menimbulkan efek samping*

Dlm pengantarnya Jerry D gray mengingatkan tentang kesehatan yang memakan banyak biaya, eksploitasi rasa sakit dan mendorong penerima perawatan, justru menjadi sebab kematian. Fakta organisasi, industri kesehatan memanfaatkan kepercayaan manusia membuat ‘kondisi kesehatan kita buruk’ dan media menjadi pendukung disinformasi ttg kesehatan

Al Quran dan hadits adalah *sumber info dalam menemukan obat berbagai penyakit* Dan buku ini mengajak pembacanya untuk meyakini pengobatan ala Nabi (Thibbun Nabawi) dan mengkaitkannya dengan keimanan pada Allah SWT yang menjadi  sumber penyebab kesembuhan

 

Maka pembaca di bab 1 diajak oleh penulis untuk menyadari (idrak silah billah) dan meyakini bahwa Allah yang akan menyembuhkan segala penyakit.

 ما انزل اللّه داء إلا أنزل له شفاء

“Tidaklah Allah menurunkan satu penyakit kecuali Dia juga menurunkan obat untuknya”

Dimana salah satu ikhtiyar yang dilakukan adalah dengan berdoa.

 (وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِی عَنِّی فَإِنِّی قَرِیبٌۖ أُجِیبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡیَسۡتَجِیبُوا۟ لِی وَلۡیُؤۡمِنُوا۟ بِی لَعَلَّهُمۡ یَرۡشُدُونَ)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. [Surat Al-Baqarah 186]

Lalu cara berobat dengan Ruqyah Syari’ tanpa diliputi kesyirikan menjadi pembahasan dalam berikhtiyar mencari kesembuhan. Berobat dengan madu, habbatussaudah, bekam dan ramuan2 tradisional diuraikan dengan menyertakan dalil dalil yang melandasinya.

Di Bab 2, penjelasan tentang ramuan ramuan tradisional dibahas berdasar pengalaman pribadi yang pernah dialami. Terutama dalam hal pengobatan mata dan penglihatan. Pembahasan tentang ramuan tradisional, di Bab 3 dikhususkan pada pengobatan menggunakan habbatussaudah (jintan hitam)

Ada dalil yang diriwayatkan oleh Bukhari di buku vol 007, buku ke 71 dengan no hadits 592, dikatakan dalam hadits tersebut, “ada penyembuhan dalam jintan hitam (habbatussaudah) untuk semua penyakit.  Kecuali kematian.

Di bab 3 ini dibahas tentang apa itu habbatussaudah, sejarahnya, sifat sifat yang terkandung didalamnya, efektifitas dalam biji dan minyaknya juga manfaat mengkonsumsi rutin habbatussaudah.

Masya Allah, ramuan ramuan habbatussaudah untuk beberapa penyakit dibuku inipun diberikan, mulai mengobati pernafasan, sakit punggung dan rematik, batuk hingga luka dan infeksi.

Bagi saya yang menderita sakit Diabetes, pembahasan pengobatannya cukup membantu untuk saya jadikan terapi dalam mengatasi gula darah saya. Dan masih banyak lagi uraian pengobatan yang terkait dengan habbatussaudah ini.

 

Bab selanjutnya, penulis menguraikan pengobatan dengan “bekam”, pengalaman penulis berobat dengan bekam, hingga akhirnya ia mempelajari bekam itu sendiri.  Masya Allah.

 

Bagian 2 dan bagian 3 buku ini membahas tentang ramuan alami dan saran saran penggunaannya.  Lalu dilanjut dengan penguraian fakta pengobatan modern yang ternyata justru berbahaya bagi kesehatan.  Hingga upaya vaksin yang dikomersialisasi menjadi bisnis eksploitasi dibidang kesehatan.

 

Saya rasa buku ini layak untuk kita baca.  Membuat kita tercerahkan akan pengobatan ala Nabi. Selamat membaca.